Wednesday, 22 April 2009

k.e.l.a.m

Dia rindukan ketenangan yang dulu. Kedamaian yang menjanjikan kebahagiaan. Kini jiwanya tak lagi keruan. Rukuk sujudnya bergolak dengan terjahan melodi duniawi. Tiada lagi khusyuk dalam lenanya. Bercitcit citcit tempua bersarang berbusuk bising di kotak mindanya.

Kepuasaan telah lama hilang. Ikhlas pergi tak pulang-pulang. Dia bingung sendirian. Jalan ceritanya makin tak keruan. Plotnya makin berkucar kaciran. Cincau dicincang kejam juga tak sama pincangnya dengan hari sekarang. Tiada lagi arti kenikmatan kehidupan.

Malam tak lagi kelam. Siang tak lagi senang. Pejam tak lagi malam. Jalan tak lagi siang. Dalam keramaian dia masih terasa sepi. Sendirian memikirkan Kamu.Yang menggenggam hatinya. Yang di atasnya terlukis namaMu.

Dunianya tak lagi aman. Tenteramnya tak lagi mencengkam. Tembakan sudah di tangan. Pelatuk tinggal ditekan. Goyah iman riwayatnya berkecaian. Bertaburan satu-satu memori silam. Kisah kehidupan yang tak lagi didambakan.

Pang!!!

Lekitan cairan pekat merah panas membanjiri basahi punggungnya.

Sepi. Diam. Tenang. Kosong.

Dia tersenyum puas…

=)

1 comment:

Related Posts with Thumbnails

QUNChi?

agama (49) al quran (18) arab (21) artis (49) bahasa (32) blog (23) bollywood (17) ceghita dia (38) doa (14) donia (61) drama (31) ekonomi (26) fashion (17) Food (1) Formula One (32) hadith (12) hollywood (42) horor (13) humor (28) indonesia (50) israel (13) JJCM (5) kahwin (31) Ke Luar Jendela (32) komunis (6) malaysia (148) medic (25) mind n soul (149) motivasi (25) motokar (32) movie (82) myself (77) palestin (10) politic (59) proton (20) puisi (48) radio (9) resepi (7) Rothschild (5) sejarah pemikiran (24) student (96) swedish (3) US (39) vampire (6) zodiac (5)

Recento Vizitores