Showing posts with label al quran. Show all posts
Showing posts with label al quran. Show all posts

Sunday, 27 March 2011

2:286

"Rabbanaa laa tuaakhitznaaa in-nasiinaa aw akh-ta''na. Rab-banaa wa laa tahmil 'alayna isran kama hamaltahu 'alallatzina min qablina, Rab-bana wa la tuhammilna maa laa thaaqata lanaa bih, wa'fu 'annaa waghfirlanaa warhamnaa anta Maulaana fanssurnaa 'alalqawmil kaafiriin."

 "Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami melakukan kesalahan; Ya Tuhan Kami, Janganlah Engkau bebani kami dengan beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tidak sanggup kami memikulnya. Maafkanlah kami, ampunilah kami, dan rahmatilah kami. Engkaulah pelindung kami, maka tolonglah kami menghadapi orang-orang kafir.

"Our Lord! do not punish us if we forget or make mistake; Our Lord! do not lay on us a burden as Thou didst lay on those before us; Our Lord! do not impose upon us that which we have not the strength to bear; and pardon us and grant us protection and have mercy on us, Thou art our Patron, so help us against the unbelieving people." 

Al Baqarah:286

Friday, 28 January 2011

20:25-28

"Rabbi-'shrah li sadri wa yassirli amri wa-hlul 'uqdatan min lisani yafqahu qawli." 

"Ya Tuhanku, lapangkanlah dadaku, dan mudahkanlah untukku urusanku, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku, agar mereka mengerti perkataanku"

"O My Lord! expand my breast for me. And ease my task for me; and loose a knot from my tongue, (That) they may understand my saying."
Taha:25-28

Friday, 21 January 2011

21.01

Telah semakin dekat kepada manusia perhitungan amal mereka, sedang mereka dalam keadaan lalai (dengan dunia), berpaling (dari akhirat).
Al Anbiya':01
SRi:Manusia itu seperti hari-hari. Yang mana telah pergi tak mungkin akan kembali...

18:10

"Rabbanaaa aatinaa minl ladunka rahmatanw wa hayyi' lanaa min amrinaa rashadaa." 

"Ya Tuhan kami. Berikanlah kami rahmat kepada kami dari sisiMu dan sempurnakanlah petunjuk yang lurus bagi kami dalam urusan kami"
 
"Our Lord! give us mercy from Thy presence, and shape for us right conduct in our plight."
Al Kahf:10

Friday, 7 January 2011

14:40-41

"Rabbij 'alni muqiimass-Solaati wa min Tzurriiyyatii, Rabbana wa taqqabal du'a'
Rabbanagh firli wa li waalidayya walil Mu'miniina yawma yaquumul-Hisaab." 

"Ya Tuhanku, jadikanlah aku dan anak cucuku orang yang tetap melaksanakan solat. Ya Tuhan kami perkenankanlah doaku"
"Ya Tuhan kami, ampunilah aku dan kedua ibu bapaku dan semua orang yang beriman pada hari diadakan perhitungan (Hari Kiamat)"
 
"O my Lord! make me one who establishes regular Prayer, and also (raise such) among my offspring. O our Lord! and accept Thou my prayer."
"O our Lord! cover (us) with Thy Forgiveness - me, my parents, and (all) Believers, on the Day that the Reckoning will be established!" 
Ibrahim:40-41

Sunday, 2 January 2011

::Doa Dan Harapan

Nukman bin Basyir meriwayatkan bahawa Nabi S.A.W pernah bersabda:”Doa merupakan satu ibadat, lalu baginda membaca ayat: “Dan berkata Tuhan-Mu: “Berdoalah kepada-Ku...”

 
(Abu Daud dan at-Tirmidzi)
Doa adalah jambatan seorang hamba untuk menyampaikan keinginannya. Namun hendaknya kita tidak hanya meminta sesuatu yang hanya mencakupi urusan dunia semata, melainkan mencakupi urusan dunia dan akhirat sekaligus sebagaimana yang disebutkan dalam al-Quran yang maksudnya:
"Maka di antara manusia ada yang berdoa, 'Ya Tuhan kami, berilah kami (kebaikan) di dunia'. Dan tiadalah baginya kebahagiaan di akhirat. Dan di antara mereka ada yang berdoa, 'Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan peliharalah kami dari siksa neraka.' Mereka itulah orang-orang yang mendapat kebahagiaan dari apa yang mereka usahakan. Dan, Allah sangat cepat perhitungan-Nya." (al- Baqarah : 200-202).

"Rabbana atina fiddunya hasanah wa fil akhiroti hasanah waqina 'adzabannar"

Friday, 31 December 2010

3:192-194

"Rabbana innaka man tudkhilin-nara fa-qad akhzaytahu, wa ma liz-zalimina min ansar." 
 
"Rabbana innana sami'na munadiyan yunadi lil imani an aminu bi-Rabbikum fa-amanna, Rabbana faghfir lana dhunubana wa kaffir 'anna sayyiatina wa tawaffana ma'al-abrar. Rabbana wa atina ma wa'adta-na 'ala russuli-ka wa la tikhzi-na yauma-l-qiyamati innaka latukhlifu-l-mi'ad." 

 "Wahai Tuhan kami! Sesungguhnya orang yang Engkau masukkan ke dalam neraka, maka sungguh, Engkau telah menghinanya, dan tidak akan ada penolong bagi orang yang zalim."
 
"Ya Tuhan kami, sesungguhnya kami mendengar orang yang menyeru kepada iman, (iaitu)  "Berimanlah pada Tuhanmu!" Maka kami pun Ya Tuhan kami, ampunilah kesalahan kami dan hapuskanlah kejahatan-kesalahan kami dan matikanlah kami bersama orang-orang yang berbakti"

"Ya Tuhan kami, berilah kami apa yang telah Engkau janjikan kepada kami melalui rasul-rasulMu. Dan janganlah engkau hinakan kami pada hari Kiamat. Sungguh Engkau tidak pernah memungkiri janji."
  *****
"Our Lord! surely whomsoever Thou makest enter fire, him Thou hast indeed brought to disgrace, and there shall be no helpers for the unjust." 

"Our Lord! We have heard the call of one calling (us) to faith, saying, Believe in your Lord; so we do believe; our lord! forgive us our faults and cover our evil deeds and make us die with the righteous; Our Lord! and grant us what Thou hast promised us by Thy messengers and disgrace us not on the day of reserrection; surely Thou dost not fail to perform the promise." 
Ali Imran:192-194

Saturday, 18 December 2010

10 terkaya Indonesia

“Dan tidak satu pun makhluk bergerak (bernyawa) di bumi melainkan rezeki semuanya dijamin Allah. Dia mengetahui tempat kediamannya dan tempat penyimpanannya. Semua (tertulis) dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfuz)”
Surah Hud : 6.
 1. Robert Kuok, RM42.76 billion
2. Ananda Krishnan, RM27 billion
3. Tan Sri Lee Shin Cheng, RM11.92 billion
4. Tan Sri Teh Hong Piow, RM10.86 billion
5. Tan Sri Lim Kok Thay, 55. RM10.38 billion
6. Tan Sri Quek leng Chan, RM7.09 billion
7. Tan Sri Syed Mokhtar Albukhary, RM6.01 billion
8. Puan Sri Lee Kim Hua, RM4.4 billion
9. Tan Sri Tion Hiew King, RM3.5 billion
10. Tan Sri Vincent Tan, RM3.29 billion

Mengikut sebahagian Ulama Islam adalah menjadi kesalahan apabila manusia bekerja, berusaha atau berniaga dengan niat untuk MENCARI rezeki. Berdasar ayat 6 surah Hud telah nyata bahawa setiap rezeki manusia telah ditetapkan oleh Allah. Niat yang sebenar untuk setiap kerja dan usaha manusia adalah untuk MENGUNDANG rezeki.

Manusia perlu menyediakan diri menjadi seperti magnet yang mempunyai daya tarikan yang boleh mengundang bermacam benda untuk melekat kepadanya. Begitulah caranya bagaimana 10 orang terkaya di Malaysia terus menjadi kaya di kalangan warga Malaysia. Mereka berusaha siang dan malam bukan mencari rezeki tetapi mengundang rezeki yang memang sudah ada di keliling kita.

Antara cara untuk mengundang rezeki yang diamalkan oleh Tan Sri Syed Mokhtar Albukhary yang merupakan billionaire termuda di kalangan 10 adalah dengan terus banyak memberi. Hidup untuk memberi terutamanya kepada warga miskin daripada bentuk sosial-pendidikian-bantuan ekonomi telah beliau amalkan sejak sebelum beliau menjadi billionaire lagi. Hasil ketaatan kepada nasihat ibunya--sehingga kini dia masih bahagia menjadi semakin kaya.

Friday, 17 December 2010

2:250

"Rabbanaaa afrigh 'alaynaa sabranw wa thabbit aqdaamanaa wanssurnaa 'alal-qawmil-kaafirin." 

"Ya Tuhan kami, limpahkanlah kesabaran kepada kami, kukuhkanlah langkah kami dan tolonglah kami menghadapi orang-orang kafir"
 
"Our Lord! pour down upon us patience, and make our steps firm and assist us against the unbelieving people."

Al Baqarah:250

Saturday, 11 December 2010

Sen-sasi Ich-Lust

Siapa yang pernah jadi makmum--mesti selalu pelik kenapa aku suka sangat baca Al Ikhlas. Sikit-sikit Qul huallah hu Ahad-Katakanlah Allah itu Satu (Insyaallah betul walaupun aku dapat B- BAT dulu)--sebab aku tau maksud apa yang aku baca tu. Sebab aku tahu Allah sangat suka dipuji. Al Ikhlas tu satu persatu ayat dia semuanya nak nyatakan Dia itu SATU! Yang ESA. TIADA yang KEDUA. 

Sebab itu jangan korang jangan buat muka pelik bila dengar sabda Rasulullah SAW--kata baca Qulhuallahuahad tiga kali sama ganjarannya dengan khatam Quran sekali. Sebab maksud motif yang dibawa Al Ikhlas tu sangat besar--akidah kita. Nak cerita hanya Allah saja yang layak disembah. Meskipun dia pendek--tapi arti mesej yang dibawanya sangat padat. Cukup korang berpegang pada 4 ayat ni-- insyaallah selamat dunia akhirat. Samalah juga--aku pernah dengar kata Laailahaillallah--Tiada Tuhan yang layak disembah melainkan Allah--tu merupakan kalimat yang paaaaaaling berat timbangannya di mata Allah. Aku tak tak tahulah mungkin lidah aku saja--tapi dalam banyak-banyak zikir --yang paling terasa ringan nak bertasbih-- kalimah Laailahaillaah.. Baca banyak-banyak kali pun tak rasa cam nak berhenti

Sambung kisah-- aku bukan nak kondem siapa yang baca surah panjang-panjang tu. Bagus--sangat bagus! Aku pernah baca hadith Nabi SAW bersabda--Solat yang baik itu yang panjang lama berdirinya dan mestilah korang dah tahu Nabi SAW benci kowt orang yang "mencuri" waktu tengah sembahyang. Huduh sangat tu. Tapi tolong jangan kondem aku bila aku cuma baca Rabbana la tuzighqulubana ba'da idh hadaitana wa hab lana min ladun-ka rahmah, innaka antal Wahhab sahaja selepas baca Al Fatihah. Sebab aku tahu--waktu aku solatlah satu-satunya waktu yang aku mampu fokus kepadaNya yang satu--nak minta apa-apa yang perlu. Orang kata solat itu doa--dan jangan salahkan orang yang terus bangkit lepas solat tak baca doa. Sebab waktu dalam sembahyang tadi pun dia dah siap-siap berdoa. Korang jah yang rugi tak guna kesempatan keemasan tadi tu

Sunday, 5 December 2010

Selamat Tahun Baru!!

Muharram adalah nama bulan antara bulan-bulan yang lain yang telah ditetapkan di Arab sejak zaman pra kenabian lagi. Dalam kata lain sebelum kelahiran junjungan besar Rasulullah SAW lagi, Muharam, Rejab, Syawal telah lama digunapakai di negara-negara Arab. Dan perkiraan ini terus digunapakai oleh Rasululllah SAW sehinggalah hari ini. 

Meskipun demikian, saat itu masih belum dimulai perhitungan tahunnya. Oleh itu bagi yang mempelajari sirah, pasti akan bertemu dengan nama-nama peristiwa terpenting yang membelakangi pada tahun tersebut seperti tahun gajah, tahun kesedihan, dan lain-lain. Ketika Saidina Umar bin Khathab menjadi Khalifah, baharulah perhitungan tahun itu dimulai dengan mendasarkan pada hijrahnya Nabi SAW dari Makkah ke Madinah.

Sedangkan Sura adalah salah satu nama bulan dari tahun Çaka, nama ini berasal dari mitologi Hindu-Jawa, Aji Çaka. Dalam Babad Tanah Jawa disebutkan bahwa kedatangan orang-orang Hindu di Jawa menandai dimulainya zaman baru, yaitu zaman Aji Çaka yang menurut perhitungan mereka zaman itu bersamaan dengan tahun 78 Masihi. Oleh sebab itu, tahun Çaka dan tahun Masihi berselisih 78 tahun.
ilustrasi 
Puluhan tahun berikutnya, ketika Mataram ada di bawah pemerintahan Sultan Agung Hanyokrokusumo, dia pun berinisiatif untuk memperbaiki penanggalan Caka nie. Maka kemudian pada tanggal 1 Muharram 1043 H (8 Juli 1633 M) ditetapkan sebagai tanggal 1 Suro tahun Alif.

*artikel berikut saya pergunakan Bahasa Indonesia atas hal nya merekalah yang menjadi inti topik tersebut***
Persepsi yang Salah
Bulan suro adalah bulan penuh musibah, bencana, kesialan, bulan keramat dan sangat sakral. Itulah berbagai tanggapan masyarakat mengenai bulan Suro atau bulan Muharram. Sehingga kita akan melihat berbagai ritual untuk menghindari kesialan, bencana, musibah dilakukan oleh mereka.

Sunday, 28 March 2010

Batasan Melayari Kebebasan Duniawi

DAKWAH itu adalah suatu pekerjaan yang membawa ummat kepada berfikir, beramal, khidmat dan taqwa kepada Allah SWT.

Apabila berdakwah, syariat agama sangat penting bagi mengelakkan dari fitnah dunia.Jangan sekali-kali mengamalkan tariqat [jalan untuk mencapai kebenaran], hakikat dan makrifat tanpa syariat.

Wadah agama dan kefahaman Islam itu adalah berbeza-beza bagi setiap individu, maka tidak perlu bertikam lidah kepada sesuatu perkara. Jadikan syariat Islam -Quran dan Sunnah- sebagai jalan penyelesaian.

Setiap kebebasan dunia itu perlu ada batasan padanya. Hati-hatilah menilai, muhasabah pagar kebebasan kita. Silap langkah, kebebasan itu akan menjadi pintu gerbang syaitan untuk menghancurkan kita.

Renung-renungkanlah dan selamat beramal!

Saturday, 27 February 2010

sab.tai.tel

Shah Kirit pernah berkate,Jika kita hadiri satu majlis di mana ada bukan muslim di dalamnya, bacalah doa dengan terjemahannya-ataupun direct je terus baca in malay@english. bukannya apa, sama juga macam kita - kalau tetibe sami hindu duk sebelah kita baca mantera ke hape, mesti tetibe kite rasa cuak kut-kut dia jampi ke ape. sedangkan rasanya bende yang dia bace tue maybe doa yang memohon kesejahteraan semua umat manusia.

so, kalau kita nak bace doa pasnie.. baca jek dalam bahasa yang orang faham. baek untuk orang lain, baik juga untuk diri kita sendiri sebab kita faham apa yang kita pinta daripada Tuhan. sama kes juga dalam baca Quran, baca terjemahannya sekali. elok sebagai peringatan diri kita sendiri sehari-hari.

rasanya dah ramai yang dah layan My Name is Khan kan? ye laa.. bukannya sedikit yang duk tertunggu-tunggu buah tangan daripada SRK ngan Kajol kan. Apetah lagi banyak pula review-review cambest berlegar-berlegar di udara tentang filem nie.
bagi SRi, My Name is Khan merupakan sebuah terobosan yang menaik dan terbaik buat  umat Islam sebenarnya. mungkin ada isu-isu agama yang mereka terlepas pandang, tetapi bukan mudah untuk kita paparkan keindahan kesucian Islam yang dapat diterima hampir sepelusuk dunia apetah lagi dengan kehadiran bintang-bintang besar cam SRK dan Kajol di bawah pengarahan hebat KJ.

secara keseluruhan My Name Is Khan adalah filem terbaik yang pernah SRi tonton. Mungkin agak melampau untuk diberikan fullmarks untuk filem ini, tapi serius-mesej yang cuba untuk disampaikan dan teknik penceritaannya pasti takkan mengecewakan penontonnya. berbeza dengan filem New York dan Kurbaan [filem Bollywood yang turut berkisarkan 9/11] filem ini tidak menampilkan sosok pengganas, pelampau agama di dalamnya melainkan bagaimana penerimaan perkataan Muslim dalam kamus mereka especially  Americans selepas peristiwa 9/11.

namun SRi agak terkilan dengan sarikata yang dipaparkan. bagi SRi adalah lebih manis jika apa yang disampaikan terutamanya ayat-ayat Quran turut ditranslate sekali. makanya mereka yang bukan muslim terutamanya secara tidak langsung boleh memahami apa yang kita baca atau sebut selama nie terutamanya dalam solat kita sehari-hari. dan tak takut bila kita tetiba baca quran di tengah-tengah keramaian.

ayat-ayat Quran merupakan himpunan kalimat-kalimat terbaik dan terindah untuk diselusuri bersama. tak payah nak tunggu kita khatam kuliah bahasa arab pun takpe, cukup kita baca terjemahannya saja dah cukup buat kita merasakan flow syairnya. penuh lemah lembut dan teratur tapi padat serta tegas.

papehal,ingatla lepas nie. jika korang bace doa atau buat filem yang terkandung bahasa yang tak semua kita fahami, buat subtitlenya!ahaks
SRi:Ramai tak bagi review My Name Is Khan, risau jadi spoiler kang! terserah..hee

Sunday, 21 June 2009

Sunat VS Sunnat VS Sunnah

Dalam Duniya Islam kini, yang mana maklumat tentang agama boleh diperolehi dengan mudah, adalah menyedihkan apabila masih ada penganut Islam yang menghina Sunnah Nabi. Mungkin disebabkan oleh kurangnya ilmu atau tersilap dalam pemahaman agama.

Paling popular penghinaan yang selalu kita dengar adalah berjanggut macam kambing. Hairan? Orang simpan janggut, dituduhnya macam kambing, yang kita lari cari tempat teduh waktu hujan turun tak pula cakap macam kambing!

Sebenarnya apabila SRi usul perkara ini kepada segolongan Umat Islam, rupa-rupanya mereka terkeliru di antara Sunnah dan Sunnat.

SRi rasa ramai yang dapat bezakan maksud sunat untuk lelaki yang pra baligh, manakala Sunnat pula adalah amalan yang jika buat dapat pahala, tak buat tak apa, seperti solat sebelum Subuh atau selepas Isyak atau puasa [shaum] Isnin Khamis.

Tapi kenapa masih ramai yang tak dapat bezakan antara Sunnat dan Sunnah?

Malahan ramai orang Islam yang dah banyak cukur bulu dan potong kuku sepanjang beragama Islam beranggapan bahawa Sunnah dan sunat adalah sama, iaitu, jika buat dapat pahala, tak buat tak apa, maka kerana kejahilan itu maka mereka yang dah 60 tahun beragama Islampun masih selamba tinggalkan solat berjemaah kerana anggap perkara itu Sunnat, selamba cukur janggut dan selamba hina orang yang berserban kerana anggap Sunnah itu Sunnat, tak buat tak apa…

Janganlah jadi mangkuk, dilambung tak pecah tapi jatuh pecah berderai, dalam Hadith Nabi dah siap bagitahu awal-awal, bahawa beliau telah tinggalkan dua perkara yang jika korang semua [termasuk SRi] berpegang padanya maka tidak akan sesat buat selama-lamanya, iaitu Al Quran dan Sunnah, tak kan lah Sunnah di sini bermaksud Sunnat, buat dapat pahala, tak buat tak apa.., jadi sesat pula buat selamanyalah jika korang faham begitu..

Biar SRi betulkan balik offset kefahaman korang akan perbezaan antara Sunnah dan Sunnat.. insyaAllah

Dalam mengertikan Sunnat, ia termasuk dalam hukum Islam yang lima iaitu Wajib, Makruh, Haram, dan Harus. Kesemuanya bergantung kepada waktu dan tempat. Kita semua sedia maklum bahwa Sunnat adalah bermaksud, jika dibuat akan mendapat ganjaran yang banyak, jika ditinggalkan akan rugi tapi tidak pula mendatangkan dosa.

Adakah Sunnah bermaksud jika kita buat akan mendapat ganjaran yang banyak, jika di tinggalkan tidak pula berdosa? Bukan begitu kerana Sabda Nabi S.A.W, bahawa Baginda telah tinggalkan dua perkara kepada Ummatnya yang mana jika kita berpegang teguh maka tidak akan sesat buat selama-lamanya, iaitu Al Quran dan As Sunnah.

Bermakna di sini, Al Quran dan As Sunnah adalah dua perkara yang diwariskan oleh Nabi Muhammad S.A.W kepada ummat dalam menjaga diri kita daripada kesesatan.

Apakah itu Al Quran?
Al Quran adalah kehendak-kalam Allah yang dizahirkan dalam bentuk kitab dan Allah telah berjanji untuk menjaga Al Quran sampai Hari Kiamat yang mana hari ini setiap perkataan dan susunan huruf masih kekal seperti asal walaupun sudah berusia 1400 tahun dahulu..

Apakah itu As Sunnah?
As Sunnah adalah kehendak Allah yang dizahirkan dalam bentuk akhlak manusia, yang mana Aisyah R.A, meriwayatkan bahawa Nabi Muhamad S.A.W adalah “al-Quran yang bergerak”. Dan tiada jaminan dari Allah untuk menjaga As Sunnah seperti mana Allah menjaga Al Quran, maka diberitakan bahawa barang siapa yang dapat menghidupkan walaupun hanya satu Sunnah, di akhir zaman ini, mereka akan mendapat ganjaran seratus pahala mati syahid..

Jadi jika korang dah belajar agama sebelum ini tentang hukum dalam Islam yang terdiri daripada 5 hukum iaitu Hukum Wajib, Sunnat, Harus, Makruh dan Haram, lalu korang tak tahu nak letak Sunnah kat hukum yang mana dan akhirnya korang letak Sunnah dekat Sunnat maka di situlah kesesatan bermula, sebab masa tu korang akan selamba tinggal Sunnah sebab anggap Sunnah itu Sunnat, tak ke hampeh?

Padahal Sunnah ada dalam setiap hukum, ada Sunnah yang Wajib, seperti solat berjemaah [terasa sungguh] dan dakwah, ada Sunnah yang Sunnat seperti makan kurma, ada Sunnah yang harus seperti bercakap dalam bahasa arab, dan ada Sunnah yang haram, seperti kahwin sembilan serentak dan lain lain, dan kinilah masanya korang kena mengaji agama lagi, banyak yang korang tak faham, SRi pun sama..

Pendek kata,

Sunnat: buat dapat pahala banyak, tak buat rugi…
Sunnah: buat dapat pahala banyak, tak nak buat Nabi tak mengaku ummat! Nau’zubillah

Satu lagi:

Biasa Sunnah yang kita faham dan ikut adalah Surah dan Sirrah, iaitu penampilan dan cara hidup, kita berjanggut dan mengamalkan adab ketika makan, tidur dan sebagainya, akan tetapi lupakah kita untuk berfikir sebagaimana Nabi berfikir (sarirrah)?

SRi:Melalui berfikir seperti Bagindalah maka kita akan dapat hakikat ruh Sunnah iaitu amalan Surah serta Sirrah dapat dibuat dengan penuh rasa nikmat kemanisan X)

Apa Fikir Nabi??

Apa yang Nabi fikir?

Nabi fikir bagaimana semua orang dapat masuk syurga dan selamat dari azab api neraka, Nabi menangis lihat mayat Yahudi kerana Baginda faham nasib mereka.

Ada juga Nabi Muhammad S.A.W berfikir untuk membakar rumah orang yang tidak solat berjemaah kerana lebih suka solat di rumah, pendek kata, kita kena belajar fikir macam Nabi, jadikan apa yang Nabi risaukan sebagai perkara yang sama kita risaukan. (SRi pun duk belajar)

Sahabat-sahabat R.A berjaya kerana mereka telah berjaya ikut Sunnah 100%, mereka telah berfikir sebagaimana Nabi berfikir.

Moga kita semua dapat wujudkan fikir risau dalam diri, fikir macamana semua orang lelaki dapat solat jemaah 5 waktu (solat jemaah adalah Sunnah Nabi), semua wanita tutup aurat sempurna, semua kanak-kanak taat perintah ibu bapa, semua isteri taat perintah suami, semua perempuan solat awal waktu, wujud suasana agama yang mana lelaki jumpa lelaki cakap kebesaran Allah, wanita jumpa wanita cakap kebesaran Allah, kanak-kanak jumpa kanak-kanak cakap kebesaran Allah, fikir bagaimana bayi yang paling akhir zamanpun dapat mati dalam Islam.

Moga penulis dan kita semua dapat amal apa yang ditulis kerana agama adalah mudah untuk di bicarakan, tetapi adalah amat mujahadah untuk di laksanakan dengan istiqamah.

Apakah akibat menolak Sunnah?

Seandainya kita tidak mampu makan di atas lantai macam Nabi, dan lebih selesa makan menggunakan kerusi dan meja, atau kita lebih selesa makan menggunakan sudu dan garfu berbanding makan dengan jari cara Nabi Muhammad S.A.W, maka berdiamlah diri dan jaga lidah kita agar jangan sekali-kali sampai menghina mereka yang cuba menghidupkan Sunnah, kerana jika kita tidak mampu untuk mengikut semua Sunnah Nabi, maka itu adalah kelemahan kita, berdoalah dan beusahalah semoga diberi kekuatan untuk mengamalkannya dan semoga Allah ampunkan dosa kita, tapi apabila kita menghina dan menolak Sunnah, maka azabnya amat berat sekali.

Dalam sebuah hadith yang panjang, secara ringkasnya menceritakan bahawa setiap dari kita sebelum masuk syurga akan diberi minum air dari Telaga Kautsar, yang mana apabila kita minum air ini akan hilang dahaga buat selama-lamanya, kerana minumnya kita di syurga bukan kerana dahaga, cuma hanya untuk keseronokkan sahaja semata.

Dan untuk ummat Nabi Muhammad S.A.W, Nabi sendiri yang akan beri minum air ini dari telapak tangan baginda yang mulia, kemudian satu golongan manusia telah datang tapi di tahan oleh Malaikat sedang Nabi mengenalinya kerana tangan dan muka bercahaya kesan wudhu yang sempurna.

Tetapi apabila malaikat menyatakan bahawa golongan ini adalah golongan yang menolak Sunnah, maka Nabi sendiri yang menghalau golongan ini. [Nabi tak mengaku ummat tu!]

Na’uzubillah...

Berbalik kepada generasi muda zaman sekarang, kita dapat lihat akan mereka [including me] apabila terpengaruh atau minat gila pada satu-satu artis, bukan setakat hafal lagu, tapi penampilan dan cara berfikir artis itupun ditiru, gantung CD,rantai hanjing di tengkuk, ikat kain di kepala, bertindik di pusat, pakai baju terbalik, rambut diwarnakan, bukan dapat duit pun! Tapi semuanya dilakukan demi lebih penghayatan dan dapat menambahkan perisa rasa cinta pada artis-artis kesayangan mereka.

Sedang kita ummat Islam, mengaku cinta dan sanggup matinya kita demi Nabi, tapi sejauh manakah Sunnah yang ada dalam diri kita?

Oh!Apakah yang sedang berlaku pada diri kita semua?

Sahabat amalkan Sunnah, kerana itu adalah Sunnah...
Sedangkan Kita pula tinggalkan Sunnah, kerana itu adalah Sunnah...
SRi:Apa lagi nak dikata?

Thursday, 5 February 2009

Katak ke Katok??

1. Sri cuba access HarakahDaily untuk dengar kata-kata pihak disebelah PR pula semalam, tapi tak dapat. So,esok paginya Sri cuba lagi sekali; even tak berapa memuaskan, tapi sebab dah boleh masuk, kira oraitla tu kan. Mungkin ramai sangat surfer yang masuk, so,traffic jammed macet mencreet-cret laa jawabnya.

2. Banyak kata-kata yang bising salahkan itu ini tentang apa yang berlaku di negeri asal labu sayong itu. Tak kurang juga yang membuat spekulasi sendiri tentang apa yang bakal terjadi hari esok nanti. [amboi, dah makin celik politik ya rakyat Malaysia sejak akhir-akhir ini]

3. Tapi Sri kali ini tak berapa nak minatlah kan nak cerita lebih-lebih pasal ni sebab Sri bukannya dapat info banyak sangat pun, buat tambah dosa je nanti;free-free jea masuk neraka. Di sebelah ni Sri sertakan sepotong ayat Quran tuk manfaat bersama, selamat menikmatinya ya.

4. Hampir setiap hari kita didendangkan dengan doa ini. Mohon ditetapkan pendirian dan hati yang duk asyik berubah-ubah ni dll. Banyak je lagi doa-doa yang diajarkan seangkatan dengannya yang kita amalkan. Sri rasa geng-geng yang duk melompat ke kanan kiri ni pun tak terkecuali daripada membacanya saban hari, tapi kenapa kisah sedih sebegini masih terjadi?

5. Mm, depa tak takutkah dekat hari akhirat nanti kan ditanya Allah apakah sebab musababnya mereka mempermain-mainkan amanah yang telah rakyat amanatkan? Apakah munasabahnya mereka berubah pilihan? Semoga mereka mempunyai jawapan yang tepat dan lekaslah pulang ke jalan yang benar.

6. Bukanlah kecil pengharapan orang bila melantiknya menjadi ketua. Bukan calang-calang orang juga yang layak diangkat menjadi pemimpin. Tapi jika begini alkisahnya, siapa lagi yang mahu terus dibodohi oleh Sang Raja yang asyik berubah hati? Hari ini A yang diakuinya, esok B pula yang diangkatnya.

7. Sampai bila-bila konflik takkan selesai kalau terus bermain api macamni. Politik bukanlah medan untuk berteka teki, main lompat ten teng, mengenjet-ngenjet semut sapa sakit naik atas tapi adalah perang untuk menjanjikan hari-hari esok rakyat yang dipayunginya lebih bersinar lagi.

8. Semoga hati kita senantiasa ditetapkan atas jalan yang benar tak berubah-berubah. Pendirian yang kita bina teguh tak tergoyah. Amalan yang dikerjakan istiqamah dan selalu dipermudah. Doa juga dipanjatkan agar ketenteraman tanah air berkekalan serta sentiasa dipayungi rahmatNya. Wallahua'alam...

Sunday, 4 January 2009

Mereka Terus Sengsara Pabila Yahudi Berkuasa

SERANGAN pengganas Israel terhadap Gaza pada penghujung 2008 dan permulaan 2009 pasti menghapus ingatan masyarakat antarabangsa terhadap kisah kasut dan seorang presiden yang sangat memalukan.

Sekarang media tertumpu pada pencerobohan Israel ke atas bangsa Palestin, kes kasut sudah selesai, dunia tidak perlu ingat lagi.

Bahkan yang lebih memilukan hati seorang Muslim adalah fokus serangan keji dan tidak bertamadun Israel sekutu Amerika Syarikat itu hanya dikhususkan kepada Hamas sebagai pemerintah sah Palestin.

Padahal kini dalam konteks perjuangan tulen, Palestin adalah Hamas dan Hamas adalah Palestin. Hamas adalah usaha memanjangkan Harakah Muqawamah Islamiyyah (Gerakan Penentangan Islam) ditubuhkan sekitar pertengahan 1980-an.

Serangan ganas Israel yang meragut hampir 500 nyawa dan mencederakan lebih 2000 orang awam bukan yang pertama dan terakhir bagi bangsa Yahudi.

Mereka pernah membunuh 70,000 nabi dan tidak rasa salah sedikit pun apatah lagi menyesal, inikan pula hanya manusia biasa walaupun kanak-kanak dan orang tua. Mereka tidak akan berhenti mengganas kecuali seperti dikatakan Presiden Iran, Mahmoud Ahmadinejad beberapa masa lalu, Yahudi dihapuskan dari peta dunia.

Namun siapa berani, sanggup dan berkuasa? Malah sekarang berlaku sebaliknya, umat Islam yang tidak ada dalam peta dunia.

Bangsa Yahudi khasnya di Israel tidak takut kepada umat Islam dunia kini yang masih mendepani keduniaan daripada kehidupan akhirat. Mereka tidak takut selagi umat Islam mengamal dan memakan riba; bergembira pada malam tahun baru atau tidak peduli halal makanan yang di lahap. Bangsa Yahudi akan gerun jika umat Islam benar-benar melaksanakan ajaran Islam.

Perdana Menteri keempat Israel, Golda Meir, pernah berkata bahawa dia tidak takut menentang bangsa Arab secara keseluruhannya selagi mereka tidak solat Subuh berjemaah seperti solat Jumaat. Keyakinan ini diucapkan "iron lady" itu ketika Arab dan Israel berada dalam kancah peperangan.

Kelompok pelampau agama Yahudi pun mempercayai kehancuran bangsa mereka akan berada di tangan umat Islam. Kepercayaan mereka berdasarkan keimanan mereka terhadap kebenaran Nabi Muhammad SAW. Mereka percaya Muhammad adalah seorang nabi, tapi tidak mahu mengikutinya.

Oleh itu, mereka percaya seperti diberitakan dalam beberapa hadis berkaitan akhir zaman, bangsa Yahudi akan dikalahkan oleh umat Islam sehingga batu pun berkata kepada tentera Islam: "Wahai pejuang Islam! Di sebalik aku ada orang Yahudi maka bunuhlah."

Antara hadis itu adalah yang bermaksud:
"Tidaklah akan berlaku kiamat, sehingga kaum Muslimin memerangi kaum Yahudi sehingga kaum Yahudi itu bersembunyi di sebalik batu dan pohon kayu, lalu batu dan pohon kayu itu berkata: "Hai orang Islam, inilah orang Yahudi ada di belakang saya. Kemarilah! Dan bunuhlah dia!", kecuali pohon gharqad (semacam pohon yang berduri), kerana sesungguhnya pohon itu daripada pohon Yahudi (oleh sebab itulah ia melindunginya)." (Hadir riwayat Bukhari dan Muslim)

Kepercayaan bangsa Yahudi termasuk umat Kristian terhadap kebenaran Nabi Muhammad SAW dan terhadap apa yang dibawa Baginda termaktub dalam sebuah ayat al-Quran yang maksudnya:
"Orang (Yahudi dan Nasrani) yang Kami berikan Kitab itu mengetahui serta mengenalinya (Nabi Muhammad dan kebenarannya) seperti mereka mengenali anak mereka sendiri. Sesungguhnya sebahagian daripada mereka berusaha menyembunyikan kebenaran itu, sedang mereka mengetahui (salahnya perbuatan demikian." (Surah al-Baqarah: 146)

Mengapa mereka mengetahui sifat Nabi Muhammad dan kebenaran Islam yang dibawa Baginda. Al-Quran membuktikan maksudnya:

"Iaitu orang yang mengikut Rasulullah (Muhammad) Nabi Ummi yang mereka dapati tertulis (nama dan sifatnya) dalam Taurat dan Injil yang ada di sisi mereka. Dia menyuruh mereka dengan perkara baik dan dia melarang daripada melakukan perkara keji; dia menghalalkan bagi mereka segala benda baik dan mengharamkan kepada mereka segala benda buruk; dan dia juga menghapuskan daripada mereka beban dan belenggu yang ada pada mereka. Maka orang yang beriman kepadanya, dan memuliakannya, juga menolongnya serta mengikut nur (cahaya) yang diturunkan kepadanya (al-Quran), mereka itulah orang yang berjaya." (Surah al-A'raf: 157)

Bangsa Yahudi dan umat Kristian mengimani Nabi Muhammad dan mempercayai kebenaran Islam, tetapi mereka tidak mahu menjadi pengikutnya. Jika bangsa Yahudi menang dalam perang menentang Arab, maka barang rampasan perang itu tidak lagi mereka bakar seperti diajarkan Taurat tetapi mereka memanfaatkannya seperti yang diajarkan al-Quran yang diturunkan kepada Nabi Muhammad.

Ini satu contoh pentafsiran ayat di atas khasnya perkataan "dan dia juga menghapuskan daripada mereka beban dan belenggu yang ada pada mereka." Mereka percaya tetapi tidak ikut.

Sebaliknya, umat Islam harus menjadi kuat dan tinggi martabatnya seperti ditegaskan al-Quran maksudnya:
"Dan janganlah kamu berasa lemah (dalam perjuangan mempertahan dan menegakkan Islam), dan jangan kamu berduka cita (terhadap apa yang akan menimpa kamu), padahal kamulah orang yang tertinggi (mengatasi musuh dengan mencapai kemenangan) jika kamu orang yang (sungguh-sungguh) beriman." (Surah Ali 'Imran: 139)

Syarat kekuatan dan kemenangan dalam ayat ini ialah beriman. Inilah yang membezakan umat Islam dan ahli kitab. Mereka mempercayai kebenaran Islam, tetapi tidak mengikutinya.

Sebaliknya, kita pengikut Islam, tidak mempercayai kebenarannya. Inilah yang sedang kita perhatikan di Gaza, Palestin serta kawasan yang sama dengannya.

SRi:Dunia masih kaku berpeluk tubuh sedangkan mereka telah "disembelih" 750 kali seminggu ini

Tuesday, 23 December 2008

"Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum nyata bagi Allah orang-orang yang berjihad di antaramu dan belum nyata orang-orang yang sabar."
[Ali Imran 142:3]
Related Posts with Thumbnails

QUNChi?

agama (49) al quran (18) arab (21) artis (49) bahasa (32) blog (23) bollywood (17) ceghita dia (38) doa (14) donia (61) drama (31) ekonomi (26) fashion (17) Food (1) Formula One (32) hadith (12) hollywood (42) horor (13) humor (28) indonesia (50) israel (13) JJCM (5) kahwin (31) Ke Luar Jendela (32) komunis (6) malaysia (148) medic (25) mind n soul (149) motivasi (25) motokar (32) movie (82) myself (77) palestin (10) politic (59) proton (20) puisi (48) radio (9) resepi (7) Rothschild (5) sejarah pemikiran (24) student (96) swedish (3) US (39) vampire (6) zodiac (5)