Friday, 20 May 2011

bahasa terindah,

Yang diucap dalam bahasa terindah,
Jawapan yang bertanya didengar nabi,
Antara kagum dan khusuk setiap ayatnya,
Lereng gunung menjadi amat sunyi,
Suara sajak tegas bergema,
Disampai arah berkias maksud serentak,
Tapi jelas intinya,
Tidak sedetikpun Allah menghindar,
Atau mencemuh nabi disisi segala didoa,
Dipenuhi segala yang dipinta tulus dan,
Penuh baraqah,
Yatim ia tak berlindung,
Tidakkah tersedia juga bumbung baginya.
Awal begitu bergantung,
Kini tidakkah merdeka,
Bebas hidupnya.

~ Dato’ A Samad Said

No comments:

Post a Comment

Related Posts with Thumbnails

QUNChi?

agama (49) al quran (18) arab (21) artis (49) bahasa (32) blog (23) bollywood (17) ceghita dia (38) doa (14) donia (61) drama (31) ekonomi (26) fashion (17) Food (1) Formula One (32) hadith (12) hollywood (42) horor (13) humor (28) indonesia (50) israel (13) JJCM (5) kahwin (31) Ke Luar Jendela (32) komunis (6) malaysia (148) medic (25) mind n soul (149) motivasi (25) motokar (32) movie (82) myself (77) palestin (10) politic (59) proton (20) puisi (48) radio (9) resepi (7) Rothschild (5) sejarah pemikiran (24) student (96) swedish (3) US (39) vampire (6) zodiac (5)

Recento Vizitores